Berita Terbaru Efek Samping Vaksin Covid

”Kematian yang dilaporkan di Jakarta masih belum bisa disimpulkan disebabkan oleh AstraZeneca, masih sementara penelitian,” ujarnya. Hindra mengatakan 27 orang yang meninggal usai divaksin Sinovac memiliki riwayat penyakit. Dua hari sebelum vaksinasi COVID-19 perdana di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Corona Sinovac yaitu CoronaVac. “Dengan kondisi ini maka Indonesia termasuk dalam posisi empat besar negara di dunia yang bukan produsen vaksin, tetapi merupakan negara yang tertinggi dalam melakukan penyuntikan,” kata Nadia. Dalam kesempatan ini, Nadia juga mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara di dunia yang paling banyak melakukan vaksinasi COVID-19 sampai saat ini.

Dalam sebuah riset disebutkan unsur aktifnya bisa mengurangi beban virus pada tubuh pasien dan mereduksi lamanya waktu perawatan di rumah sakit. Obat yang di Jepang dikenal dengan merk Avigan ini, juga sudah mendapat izin edar di Rusia dengan nama Avifavir. Reaksi tubuh merupakan petunjuk, bahwa vaksin ampuh, dengan memicu sistem kekebalan tubuh dan tubuh mengembangkan antibodi terhadap “infeksi tipuan” yang dipicu vaksin. “Selanjutnya PT Bio Farma juga akan terus meningkatkan kapasitas vaksin Covid-19 sehingga dapat mencukupi kebutuhan program vaksinasi,” tambah Wiku saat menjawab pertanyaan media. Peneliti percaya bahwa tidak semua vaksin dapat bekerja secara efektif jika dicampur, tetapi bila targetnya sama, yaitu protein lonjakan virus, maka dapat dilakukan.

Adapun efek samping yang ditimbulkan pada suntikan kedua, hampir mirip dengan efek samping yang muncul saat suntikan kedua. “Penting untuk dikatakan bahwa Anda tidak menerima kompensasi untuk gejala ringan dan sementara seperti demam ringan atau nyeri di lengan. Tetapi jika Anda mengalami efek samping yang serius dan ada hubungan sementara dengan vaksinasi, maka saya akan mendorong Anda untuk meminta kompensasi dari kami,” kata Bast.

Efek dari vaksin covid

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyampaikan bahwa penerapan EUA ini dilakukan oleh semua otoritas regulatori obat di seluruh dunia untuk mengatasi pandemi COVID-19 ini. “Sedangkan untuk laporan efek samping lainnya yang berskala ringan sampai dengan sedang sudah dilakukan penanganan kesehatan,” ujar Wiku. Wiku menjelaskan, laporan KIPI bermanfaat bagi pemerintah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk menjamin tiap vaksin yang digunakan di Indonesia aman dan tidak menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. “Tidak ditemukan adanya KIPI yang berat pasca penyuntikan vaksin AstraZeneca ataupun keluhan yang kita ketahui,” ungkap Nadia dalam telekonferensi pers, di Jakarta, Selasa (30/3). Itulah beberapa informasi yang dapat Anda ketahui mengenai perkembangan vaksin Covid-19 di Indonesia maupun secara world. Semoga para peneliti dan tenaga medis mampu membuat vaksin yang terbaik dan aman untuk diberikan kepada seluruh penduduk di dunia.

“Vaksin ini bisa diberikan di atas 18 tahun malah juga untuk lansia (lanjut usia -red). Tetap dua kali diberikan, vaksin pertama, vaksin kedua dengan interval dikatakan oleh WHO 4-8 minggu,” katanya. Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunizattion , Sri Rezeki Hadinegoro, memastikan bahwa vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca aman untuk digunakan.

Serangkaian efek samping dilaporkan oleh orang-orang yang menerima suntikan vaksin pertama mereka. Ada juga keluhan bengkak atau kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik, demam, muntah atau diare, nyeri tungkai dan lengan dan gejala serupa flu seperti demam, nyeri tenggorokan, pilek, batuk dan menggigil. Keluhan ini menurut Erlina umum atau mungkin muncul pada 1 dari 10 orang. Sementara gejala mirip flu bukan berarti Anda sakit karena vaksinasi atau tertular COVID-19, sebab vaksin yang disetujui tidak mengandung virus hidup, yang berarti vaksin tidak membuat Anda sakit. Lalu, meskipun teman Anda setelah divaksin mengalami demam dan gejala mirip flu, belum tentu Anda harus mengalami hal yang sama pula. Hal ini dikarenakan pengembangan vaksin harus melewati beberapa tahapan uji klinis untuk memastikan apakah vaksin tersebut efektif dan aman digunakan pada manusia, sebelum akhirnya mendapatkan izin edar dari pemerintah.

Sehingga diharapkan program vaksinasi pada bulan April dan Mei 2021 dapat terus berjalan. JAKARTA – Seluruh jenis vaksin Covid-19 yang digunakan dalam program vaksinasi nasional dipastikan aman, berkhasiat dan minim efek samping. Namun, dalam penggunaannya memang ditemukan berbagai laporan efek samping. Penting diketahui, bahwa suntikan vaksin virus corona dilakukan sebanyak 2 kali, agar vaksin bisa berfungsi dengan efektif.

“Karena semua vaksinasi juga seperti itu lantaran yang disuntikkan adalah antigen . Bahan dasar vaksin saat ini sudah aman sekali dan berbeda dengan bahan dasar vaksin pada 20 tahun lalu yang menggunakan virus yang dilemahkan,” jelas Syahrizal. Jika tidak lolos dengan persyaratan kesehatan untuk vaksinasi, masyarakat tersebut tidak akan mendapatkan vaksin. Dalam proses vaksinasi tersebut akan dilakukan beberapa pemeriksaan kesehatan yang berpedoman dengan kejujuran masyarakat yang akan divaksin.